Matched Content

Wednesday, February 17, 2021

Repair Pressure Washer Not Spraying Hard

 
The high pressure water sprayer is commonly used for washing motorbikes, cars, trucks, cleaning floors, fences, walls, stoves, ovens, grills, and others.

Currently it is also used to spray disinfectants to prevent the spread of the corona virus or the covid 19 pandemic.

Sometime the pump is running but the water spray pressure is low and almost no water coming out. It is possible that the pump is sucking dirt and causing it to clog.

This article is about cleaning Lakoni Laguna 70 high pressure water pump is also known as high pressure washer jet cleaner. The procedure may applicable to other jet cleaner with about similar specification.

According to Lakoni Laguna 70 data, the specifications are: with an electric power of 550 watts, producing a water spray pressure of up to 100 bar or 1,450.38 psi. In comparison, car tire pressure and motorcycle tire pressure are around 30 psi. So this pump pressure is 50 times the tire pressure.  Water consumption is about 5 liters per minute.

In comparison, this performance is almost the same as the Karcher K1: spray pressure of 90 bar (1,305.34 psi), water consumption of 300 liters / hour or 5 liters / minute, electric power of 850 watts.

Other brands of steam engines include: Morris, Krisbow, Firman, Bosch, Multipro, H&L, Maestro, Nankai, Raiden, Kyodo.

First check the input hose connector, it should not leak or crack.  Like the photo below.
  


Clean the dirt that is in the input connector. In that connector, there is a screener. Dirt can be accumulated in the screener.
  

  
The nozzle on the spray gun can also become clogged. Clean by pricking with a safety pin or long needle.  Usually the nozzle must be removed first.
 


If dirt escapes from the screener, it will enter the pump. And if dirt accumulates in the pump, as a result, the pump needs to be dismantled to be cleaned inside.

Before opening the pump body, first remove all pipes and hoses connected to the pump.

It needs to use a Torx wrench (star screwdriver or star bits) with size T15 and a long handle. There are 6 body screws that must be removed. Those screws are accessible from the rear body.

 

 For 4 body screws at the top can use a long L Torx wrench ( to undo, as the above photo.

As for the 2 body screws at the bottom, the L Torx wrench is not long enough. It needs a Torx socket with a screwdriver like handle. And this Torx socket cannot be used for 4 screws on the upper body, because the diameter of the socket holder does not fit in the screw hole.
    

     
Then the body can be opened and it consists of 2 parts, namely the front body and the rear body. The front body has orange panels, while the rear body is completely black.

On the inside of the body, unscrew the cable latch using a Torx T15 wrench.
  

  
Separate the pump assembly from the plastic body. Using a Torx T25 wrench, evenly loosen 4 pump screws until they come off.
 

 
The pump body will be separated into 3 parts, namely: cylinder head, cylinder or piston housing (pump), motor include pump drive transmission.

Remove the cylinder head from the piston housing, carefully prying it with a flat head screwdriver, at the corners near the screw holes.
   

  
The cylinder head can be brushed and washable with soapy water. In the photo below, the cylinder head is held by hand.
  

 
Check if there is any broken rubber seal, the seal can be replaced. A damaged rubber seal has a visible surface defects. 

In the piston housing there are 3 piston pumps, with springs to pull those pistons back to starting position.

There is a pressure switch mounted to piston housing. That switch is connected by wire to the electric motor.

The pressure switch functions to turn off the electric motor if the water pressure is too high. This happens when the water valve on the spray gun is closed, or water is not being sprayed. Then the electric motor will turn on again, once the water valve is opened so that the spray gun will spray.

The input line on the piston housing is sprayed with a lubricant such as WD-40. Can also be sprayed by an air compressor. Especially in the filter or screener, here dirt usually collects. The direction of spraying should be the opposite of the direction of water flow. That is from the inside out, so that the dirt is easily released. It can also be sprayed with water, but be careful not to wet the electric motor.
       

  
The piston housing is attached to the piston pump drive transmission. This transmission has gears, bearings, and swash plates.

The swash plate is a disc that is tilted, so there is a high part of the dish, and there is a low part of the dish.
 

 
When the swash plate rotates, the higher part of the plate will press the piston to pump or discharge water.

On the other hand, the lower part of the disc releases pressure on the piston. So that the piston will return back to the starting position by spring force for suction.

In the transmission there is oil and grease. If the oil is reduced, you can add SAE40 oil up to the lip of the transmission housing or swash plate housing.
    

    
When cleaning is completed, all components are assembled back in the reverse order of dismantling.

For 4 pump body screws, they must be installed evenly. In order to make it easier, first install the 2 screws that are diagonally across.
 

 
The two screws can pull and tighten the entire pump body. Then the remaining 2 screws can be installed. The four screws must be evenly tightened diagonally, so as not to leak.




Sunday, January 17, 2021

Jet Cleaner Lakoni Laguna 70 Kotor

 



Pompa air tekanan tinggi Lakoni Laguna 70 juga dikenal sebagai high pressure washer jet cleaner. 

Menurut data Lakoni Laguna 70 spesifikasinya adalah: dengan daya listrik 550 watt, menghasilkan tekanan semprotan air sampai 100 bar atau 1.450,38 psi. Sebagai perbandingan, tekanan ban mobil dan tekanan ban motor sekitar 30 psi. Maka tekanan pompa ini 50 kali lipat tekanan ban. Konsumsi air sekitar 5 liter per menit.

Sebagai perbandingan, performa ini hampir sama dengan Karcher K1: tekanan semprot 90 bar (1.305,34 psi), konsumsi air 300 liter/jam atau 5 liter/menit, daya listrik 850 watt.

Mesin steam merk lain di antaranya adalah: Morris, Krisbow, Firman, Bosch, Multipro, H&L, Maestro, Nankai, Raiden, Kyodo.

Penyemprot air tekanan tinggi ini biasa digunakan untuk mencuci sepeda motor, mobil, truk, membersihkan lantai, pagar, tembok, kompor, oven, pemanggang (grill), dan lain-lain. 

Saat ini juga digunakan untuk menyemprot disinfektan untuk menghambat penyebaran virus corona atau pandemi covid 19.

Jika terjadi pompa menyala tapi tekanan semprotan air rendah bahkan hampir tidak ada air keluar. Kemungkinan pompa mengisap kotoran sehingga tersumbat atau macet.

Periksa konektor selang input, tidak boleh bocor ataupun retak. Seperti foto di bawah.

     

  
Bersihkan kotoran yang ada di saluran input. Di dalam saluran terdapat saringan seperti kawat kasa (screener), kotoran dapat menumpuk di sini.
     
 

   
Lubang penyemprot (nozzle) pada spray gun dapat juga tersumbat. Bersihkan dengan menusuk dengan peniti atau jarum panjang. Biasanya nozzle harus dilepas dulu.
     

      
Jika kotoran berhasil lolos dari screener, maka akan masuk ke dalam pompa. Jika terakumulasi di dalam pompa, akibatnya pompa perlu dibongkar untuk dibersihkan dalamnya.

Sebelum membuka bodi pompa, lepaskan terlebih dulu semua pipa dan selang yang tersambung ke pompa.

Untuk membuka sekrup bodi harus menggunakan kunci Torx atau bintang ukuran T15 dengan gagang panjang. Ada 6 buah sekrup bodi yang harus dilepas. Sekrup bisa diakses dari bodi bagian belakang.
    
    
Untuk 4 sekrup bodi di bagian atas dapat menggunakan kunci bintang L panjang.

Sedangkan untuk 2 sekrup bodi di bagian bawah, kunci bintang L kurang panjang. Maka digunakan kunci bintang model socket dengan gagang obeng. Tapi kunci bintang model socket ini tidak bisa digunakan untuk 4 buah sekrup di bodi atas, karena diameter dudukan socketnya tidak muat di lubang sekrup.


      
Kemudian bodi dapat dilepas dan terdiri dari 2 bagian, yaitu bodi muka dan bodi belakang. Bodi muka mempunyai panel warna oranye, sedangkan bodi belakang berwarna hitam seluruhnya.

Di bagian dalam bodi, lepaskan sekrup kait kabel menggunakan kunci L bintang T15.
     

     
Pisahkan mesin pompa dari bodi plastik bagian muka. Dengan kunci bintang T25, kendurkan 4 buah sekrup pompa secara merata sampai lepas.
    

     
Bodi pompa akan terpisah jadi 3 bagian yaitu: kepala silinder (cylinder head), silinder atau rumah piston (pompa), motor berikut transmisi penggerak pompa.

Pisahkan kepala silinder (cylinder head) dari rumah piston, dengan mengungkit dengan obeng minus secara hati-hati, di sudut-sudut di dekat lubang sekrup.
     

      
Kepala silinder bisa dicuci dengan kuas dan air sabun. Pada foto di bawah tampak kepala silinder dipegang tangan.
     

 
Periksa jika ada karet seal yang rusak, maka bisa diganti. Karet seal yang rusak terlihat cacat permukaannya. Karet seal Lakoni cukup banyak dijual online di: Bukalapak, Lazada, Shopee, Tokopedia, dan lain-lain.

Pada rumah piston terdapat 3 pompa piston, dengan pegas untuk membalikkan piston ke posisi awal.

Pada rumah piston juga terpasang saklar tekanan (pressure switch), yang terhubung dengan kabel ke motor listrik.

Saklar tekanan berfungsi mematikan motor listrik jika tekanan air terlalu tinggi. Ini terjadi saat katup air pada spray gun ditutup, agar air tidak disemprot. Selanjutnya motor listrik akan menyala kembali, begitu katup air dibuka, agar spray gun menyemprot.

Saluran input  pada rumah piston disemprot dengan pelumas seperti WD-40. Bisa juga disemprot angin kompresor. Terutama di bagian saringan (screener), di sini biasanya kotoran terkumpul. Arah penyemprotan sebaiknya kebalikan arah aliran air, yaitu dari dalam ke arah luar, agar kotoran mudah terlepas. Bisa juga disemprot air, tapi hati-hati jangan sampai air mengenai motor listrik.
     

    
Rumah piston menempel pada transmisi penggerak pompa piston. Transmisi ini mempunyai roda gigi, bantalan (bearing), dan swash plate.

Swash plate adalah suatu piringan yang miring, sehingga ada bagian piringan yang tinggi, dan ada bagian piringan yang rendah.
      

  
Jika swash plate berputar maka bagian piringan yang tinggi akan menekan piston, untuk memompa air.

Sebaliknya bagian piringan yang rendah akan melepas tekanan pada piston. Sehingga piston akan kembali ke posisi awal dengan gaya pegas, untuk mengisap air.

Pada transmisi terdapat oli dan gemuk (grease). Jika oli berkurang, bisa ditambah dengan oli SAE40 sampai rata bibir rumah transmisi atau rumah swash plate.
    

     
Jika pembersihan selesai dilakukan, maka semua komponen dipasang kembali dengan urutan kebalikan pembongkaran.

Untuk 4 buah sekrup bodi pompa, harus dipasang secara merata. Agar mudah, pasang dulu 2 sekrup yang bersebrangan diagonal. 
 

   
Kedua sekrup tersebut dapat menarik dan merapatkan seluruh bodi pompa. Selanjutnya 2 sekrup sisanya dapat dipasang. Keempat sekrup harus dikencangkan secara merata diagonal, agar tidak bocor.