Relai 24VDC dapat digunakan untuk menelusuri kabel listrik yang panjang hingga beberapa meter. Sehingga cocok untuk deteksi kabel listrik pada bangunan seperti rumah, gedung, gudang, pabrik, atau bangunan lainnya, termasuk juga kabel listrik pada kapal.
Dengan cara ini, satu jalur kabel bisa ditemukan. Tidak sebagaimana biasanya dengan multi tester, dibutuhkan 2 jalur kabel. Yaitu kabel positif, dan kabel negatif atau netral, untuk melakukan cek kontinuitasnya.
Tegangan induksi yang timbulkan koil cukup aman jika tersentuh tangan. Walau tegangannya tinggi, tapi arusnya lemah sekali, sehingga dayanya sangat kecil. Tidak menyebabkan cedera jika tersentuh, tapi biasanya hanya terkejut saja.
Relai 24VDC tersebut disuplai dengan 2 buah baterai 9 volt tersusun serie agar didapat tegangan 18 volt.
Relai dibuat bergetar agar menghasilkan medan elektromagnet (EMF, Electro Magnetic Field). Kaki-kaki relai terhubung sebagaimana skema berikut:
Kaki atau pin Common (Com) dihubungkan ke salah satu kaki koil. Tegangan tinggi positif H didapat dari kaki Com ini, dapat dideteksi dengan obeng tespen.
Kaki koil lainnya dihubungkan ke kutub positif baterai.
Relai 24VDC sebagaimana foto di atas mempunyai resistansi koil sekitar 1,6 kilo ohm.
Foto rangkaian relai 24VDC sedang ditest dengan tespen.
Kaki Normally Closed (NC) pada relai dihubungkan ke kutub negatif dan tanah. Kaki NC pada posisi tersambung dengan Com, di saat relai tidak aktif.
Pada saat relai bekerja atau bergetar, tegangan induksi yang dihasilkan dapat menyalakan lampu tespen dengan terang.
Kutub negatif baterai harus dihubungkan ke tanah, bisa dihubungkan ke paku di dinding beton, rangka baja, metal keran air, dan lain-lain. Jika hubungan kutub negatif ke tanah kurang baik, maka nyala lampu tespen kurang terang.
Video relai 24vdc di Youtube saat test NCV.
Medan elektromagnet yang dihasilkan relai dapat dideteksi dengan digital multi tester dengan fungsi Non-Contact Voltage.
Pada kabel yang terhubung langsung dengan kaki Com pada relai, NCV pada multi tester akan mendeteksi medan elektromagnet yang kuat.
Foto fungsi NCV pada multi tester Aneng mendeteksi adanya medan elektromagnetik, pada sepotong kabel dengan insulator hitam yang konduktornya terhubung dengan gulungan kabel panjang. Terlihat pada layar multi tester, medan elektromagnet terdeteksi sangat kuat hingga skala penuh (full scale).
Baca juga berbagai rangkaian relai lainnya untuk mendeteksi kabel listrik yang panjang dan tersembunyi.
Pada kabel inti ganda (double core, twin) yang panjang, kabel di sebelah yang tidak terhubung langsung dengan kaki Com relai, terdapat medan elektro magnet yang terdeteksi lemah. Kabel tipe ini sering digunakan pada jaringan listrik, biasanya dengan kode NYMHY, yaitu kabel serabut inti ganda dengan lapisan isolasi.
Jika kabel terputus, maka medan elektro magnet akan sangat lemah pada bagian kabel yang terputus itu.



