Matched Content

Wednesday, December 11, 2019

Digital Acoustic Tachometer Android Application Tool



This Android application can measure revolutions per minute (RPM tachometer, RPM tach) by listening to the engine sound, so it can be classified as a non contact tachometer. Can be downloaded on Google Play with the name Acoustic Tachometer (RPM) made by Javier Yáñez. On Samsung smartphones the size is around 11.17 megabytes. Currently the application is free of charge.


As can be seen on YouTube video above, the application is tested with the car door open. It turns out the results are less accurate, especially when engine in stationary.

Also read how to connect the tachometer wiring.

With the door closed, the window closed, the measurement results are more accurate. And of course there is no music in the cabin. Looks like this application detects the sound of engine boom when power stroke. A quiet cabin makes it easy for this application to detect that engine power stroke sound.

When tested on the engine hood (bonnet), the application cannot measure accurately. Possibly because too much mechanical noises. The application cannot detect the thumping sound from the combustion process. Mechanical sounds can come from valves, bearings, fans, V belt, vibrating plates, and others.

More details about the tachometer function on the vehicle.

Inside the cabin the mechanical noise is muted by sound absorbers. While the sound of power stroke is weaker, but it is still clearly heard and roaring.

When it is tested close to exhaust outlet, the application cannot measure accurately. Possibly because the muffler is the silent type.

The menu in the application is quite easy, simple yet functional. Settings that are often adjusted:
  • engine cycle type (2 stroke, 4 stroke)
  • number of cylinders, usually 1 for motorbike and 4 for car
As seen at the end of video. The application is tested on motorbike, smartphone must be brought close to the exhaust outlet so that measurement becomes more accurate. Possibly because the environment is open, and the mechanical sounds are very noisy. So the application becomes confused by too much sounds that are caught by the microphone.

Thursday, December 5, 2019

Digital Akustik Tachometer Alat Aplikasi Android


Aplikasi Android ini dapat mengukur putaran per menit (Revolution Per Minute tachometer, RPM tach) dengan mendengarkan suara engine, sehingga dapat digolongkan sebagai non contact tachometer. Dapat diunduh di Google Play. dengan nama Acoustic Tachometer (RPM) yang dibuat oleh Javier Yáñez. Pada Samsung smartphone besarnya sekitar 11.17 megabyte. Saat ini aplikasi ini gratis.


Ditest dengan pintu mobil terbuka, ternyata hasilnya kurang akurat, sebagaimana tampak pada video YouTube di atas. Terutama pada putaran stasioner (langsam).

Baca juga cara menyambung kabel tachometer.

Dengan pintu tertutup, jendela tertutup, hasil pengukuran lebih akurat. Dan tentu saja tidak ada suara musik di dalam kabin. Sepertinya aplikasi ini mendeteksi suara dentuman engine saat pembakaran terjadi (power stroke). Kabin yang tenang akan memudahkan aplikasi untuk mendeteksi suara engine.

Saat dicoba diletakkan di atas kap depan, aplikasi tidak bisa mengukur dengan akurat. Kemungkinan karena suara mekanikal mengganggu aplikasi sehingga tidak dapat mendeteksi suara dentuman dari proses pembakaran. Suara mekanikal bisa berasal dari klep (valve), bantalan (bearing), kipas (fan), sabuk V (V belt), pelat yang bergetar, dan lain-lain.

Lebih detail tentang fungsi tachometer pada kendaraan.

Di dalam kabin suara mekanikal diredam oleh peredam suara. Sedangkan suara dentuman pembakaran walaupun lebih lemah, tapi masih terdengar jelas seperti suara derum.

Saat dicoba dengan mendekatkan ke lubang knalpot, aplikasi tidak bisa mengukur dengan akurat. Kemungkinan karena knalpot tersebut dari tipe senyap.

Menu pada aplikasi cukup mudah, sederhana namun fungsional. Setelan yang sering disesuaikan adalah:

  • tipe siklus engine (2 stroke, 4 stroke)
  • jumlah silinder, biasanya 1 untuk sepeda motor dan 4 untuk mobil.


Pada sepeda motor, smartphone harus didekatkan ke knalpot agar pengukuran lebih akurat. Mungkin karena lingkungan yang terbuka, dan suara mekanikal cukup kuat, sehingga aplikasi menjadi bingung dengan banyaknya suara yang tertangkap microphone.