Matched Content

Friday, December 30, 2011

General Guide Lines to Choose Generator Set

Power and voltage

The main thing is to calculate the amount of power needed. Some devices require a large power at start (inrush current), such as some machines with electric motors (A/C, fan, refrigerator, water pump, air compressor, etc.), when normal operation those machines will consume power as per manufacture specification (running current). Inrush current can be as much as 7 times higher than running current.

If many tools are often used with on-off operation or intermittent, then we need to consider to increase the amount of power needed to about 1.5 to 2 times the power that is written on the manufacture specification.  This is often confusing because the generator that was chosen based on power calculation was not able to supply enough power, but in fact many equipments are working with on-off operation and consume a lot more power.

Another way is to reduce the intermittent operation and make it work more steady, for example: increase water tank volume for water pump, using water level switch to detect maximal and minimal water level in tank.

For the compressor, reducing inrush current can be done by adding the volume of the air tank, use soft starter to limit inrush current, increase motor rotation (rpm) by changing the ratio of pulleys so that the compressor motor will work lighter and easier to start.

For air conditioner, ensure building tightly sealed so that the temperature inside the building is stable, therefore the A/C is not working hard to stabilize the temperature. If the room temperature changing rapidly then the A/C compressor will work with on-off operation frequently in an attempt to stabilize the room temperature, this will lead to a wasteful use of electricity.

Ensure voltage requirement for each equipment, the most popular systems are using 220 Volt and 110 Volt systems. If you need two systems with different voltages, you can use step up / step-down transformer to raise or lower the voltage.

Nominal power and maximum power
There are two systems of power measurement at each generator, namely nominal power and maximum power. Maximum power is always greater than the nominal power. But the generator is only able to work for about 20-30 minutes at maximum power. If more than 30 minutes to work at maximum power then the temperature will rise, and if the generator is equipped with an automatic circuit breaker then the electric current will be cut-off, or the generator will stop working if it is too hot (overheating). Nominal power is sometimes referred as rated power or continuous power. Therefore, you should always be based on the nominal power.

Power units
There two units of measurement for power. First is voltamperes (va) or kva (kilo voltamperes), second unit is watt or kilo watt. In alternating current (AC), va unit is always greater than watt. Because of the alternating current system, voltamperes must be multiplied by power factor (pf) in order to get watts.

Power factor is usually considered to be 0.85, unless it is written other. So if written power of generator is 2kva, then power in watts = 0.85 x 2 kva = 1.7 kilo watts.

Similarly on the tools that will be driven by electricity, we need to ensure its power units. Usually the power units for equipment is watt, not voltamperes.

Is it the primary or standby power generation?
If it is the main power plant, the generator must be able to work 24 hours a day 7 days a week continuously, so it is better to use the generators of good quality and expensive. If only for standby, then we can use generator with lower quality and with more affordable price.

If the generator works more than 12 hours per day then it can be categorized as a primary or prime power source. If it only worked less than 6 hours per day then it can be categorized as a standby.

Continuous generator operation means about the same as prime, but with less fluctuative power and about 10% less power than prime.

Some manufacturers specification explain power for standby and power for prime, prime power is always smaller than standby power as the prime generator works longer.

For small size generator, gasoline is more suitable, because less noisy, smooth running, and easy to start. But gasoline is flammable and explosive. It need a better safety consideration.

For large size, diesel-fueled generators are more suitable. Diesel driven generator is usually more efficient fuel consumption than gasoline. Diesel fuel is also non-flammable and not explosive, making it safe even if stored in huge quantities.

For domestic use, single phase is commonly used. 3 phase is better for the industry because some equipment require industrial 3 phase electrical supply. 3 phase has more complicated grid, but it has small equipment size then single phase with same power.

Generally, a small generator is designed without a lid or a housing, so it need a special building or placed in a warehouse or garage. Some generator are designed with housing, to resist weather and low noise (silent generator), and of course more expensive, but do not need to build a special building for this generator.

Connecting to the grid
If you intend to connect your generator to an existing power grid in your building, then you  must instal selector switch (transfer switch) to select the power source. If the generator is connected to the active grid, generator will most likely be damaged by electric power from that active grid. You can not claim warranty if this happened.

If your generator is connected to the city power grid when electricity shut off, the generator may overloaded as it supply power to city grid. If that city power grid is being repaired and the generator is connected to the grid, power of your generator could endanger workers who repair the grid.

Always use the correct fuse. Fuses are simple and inexpensive component and has proven very helpful to prevent fatal accidents.

Panduan Umum Memilih Generator Set

Daya dan tegangan

Hal paling utama adalah menghitung jumlah daya yang dibutuhkan. Beberapa alat membutuhkan daya yang besar saat start (inrush current), seperti pada alat-alat menggunakan motor listrik (AC, fan, kulkas, pompa air, kompresor, dll), dan selanjutnya daya yang dikonsumsi akan sesuai dengan daya yang tertulis pada spesifikasi dari pabrikan (running current). Inrush current dapat mencapai 7 kali lebih besar dari running current. 

Jika banyak alat yang sering dihidup-matikan (on-off operation, intermittent operation) seperti pompa air, kompresor, AC, maka perlu dipertimbangkan untuk menaikkan jumlah daya yang dibutuhkan hingga mencapai sekitar 1,5 sampai 2 kali dari daya yang tertulis pada label alat.  Hal ini sering membingungkan karena generator yang dipilih dengan berdasarkan hasil perhitungan daya ternyata tidak mampu mensuplai daya yang cukup, padahal sebenarnya banyak alat-alat yang bekerja on-off sehingga boros daya. 

Cara lain adalah dengan mengurangi on-off operation pada alat-alat tersebut agar bekerja lebih steady (tidak terlalu sering hidup-mati), misal: menambah tangki penampungan air untuk pompa air, menggunakan saklar yang mendeteksi tinggi air maximal dan minimal dalam tangki air.

Untuk kompressor, pengurangan inrush current dapat dilakukan dengan menambah volume tabung angin untuk kompresor, menggunakan softstarter yang membatasi inrush current, menaikkan putaran (rpm) motor dengan merubah rasio puli kompresor sehingga beban motor jadi lebih ringan dan mudah distart.

Untuk AC, perlu dipastikan bangunan tertutup rapat agar temperatur di dalam ruang stabil, sehingga AC tidak bekerja berat untuk menstabilkan temperatur. Jika temperatur ruang berubah-ubah dengan cepat maka kompresor AC akan sering bekerja dengan on-off operation dalam usahanya menstabilkan temperatur ruang, hal ini akan menyebabkan pemakaian listrik yang boros.

Perlu dipastikan juga tegangan yang dibutuhkan untuk alat-alat yang akan digunakan, sistem yang popular adalah dengan tegangan 220 Volt dan sistem dengan tegangan 110 Volt. Jika anda butuh dua sistem dengan tegangan berbeda, maka dapat menggunakan step up / step down transformator untuk menaikkan atau menurunkan tegangan.

Daya nominal dan daya maximal
Ada dua sistem pengukuran daya pada setiap generator, yaitu daya nominal dan daya maximal. Daya maximal selalu lebih besar dari daya nominal. Tapi generator hanya mampu bekerja selama sekitar 20-30 menit pada daya maximal. Jika lebih dari 30 menit bekerja pada daya maximal maka temperatur akan naik, dan jika generator dilengkapi dengan pemutus arus otomatis maka arus akan terputus, atau generator akan berhenti bekerja jika terlalu panas (overheating). Daya nominal kadang disebut sebagai rated power atau continuous power, maka sebaiknya selalu berpatokan pada daya nominal.

Satuan daya
Ada dua satuan yang biasa digunakan. Pertama adalah voltampere (va) atau kva (kilo voltampere), kedua adalah watt atau kilo watt. Pada listrik bolak-balik (Alternating Current, AC), satuan va selalu lebih besar dari watt. Karena dalam sistem arus bolak-balik voltampere harus dikalikan power factor (pf) agar didapat watt.

Biasanya power factor dianggap 0.85, kecuali bila tertulis lain. Jadi jika suatu genset tertulis daya 2 kva, maka dalam satuan watt, daya = 0.85 x 2 kva = 1,7 kilo watt.

Demikian pula pada alat-alat yang akan digerakkan listrik, perlu diperhatikan satuannya. Biasanya pada alat-alat listrik satuan dayanya adalah watt, bukan voltampere.

Apakah pembangkit listrik utama atau standby?
Jika sebagai pembangkit listrik utama, maka generator harus mampu bekerja 24 jam sehari 7 hari seminggu terus menerus, sehingga butuh generator berkualitas baik dan berharga mahal. Jika hanya untuk standby, maka bisa menggunakan generator yang berkualitas sedang dan dengan harga lebih terjangkau.

Jika generator bekerja diatas 12 jam per hari maka dapat dikategorikan sebagai pembangkit utama (prime). Jika hanya bekerja dibawah 6 jam perhari maka dapat dikategorikan sebagai standby.

Generator yang beroperasi kontinyu (continuous power) bermakna  hampir sama dengan pembangkit utama (prime), tetapi dengan fluktuasi daya yang lebih sedikit dan dengan daya lebih rendah sekitar 10% kurang dari prime.

Beberapa pabrikan mencantumkan daya untuk standby dan daya untuk prime, daya prime selalu lebih kecil dari daya standby karena pembangkit utama bekerja lebih lama.

Bahan bakar
Untuk ukuran kecil, berbahan bakar bensin lebih cocok, karena suaranya halus dan mudah distart. Tapi bensin mudah terbakar dan mudah meledak. Untuk itu perlu diperhatikan keamanannya.

Untuk ukuran besar, generator berbahan bakar solar lebih cocok. Generator dengan penggerak Diesel ini biasanya lebih irit dari pada berbahan bakar bensin. Solar juga tidak mudah terbakar dan tidak mudah meledak, sehingga aman walau disimpan dalam jumlah sangat besar.

Untuk kebutuhan rumah tangga cukup menggunakan phase tunggal, untuk industri 3 phase lebih baik karena beberapa alat industri membutuhkan suplai listrik 3 phase. Listrik 3 phase membutuhkan jaringan yang lebih rumit, tapi peralatan dengan 3 phase berukuran lebih kecil dari 1 phase walau berdaya sama.

Umumnya generator kecil didesain tanpa penutup atau rumah, sehingga perlu dibuatkan bangunan khusus atau ditempatkan dalam gudang atau garasi. Ada juga yang didesain dengan rumah khusus yang menyatu dengan generator, agar tahan cuaca dan tidak berisik (silent generator), dan tentu saja lebih mahal, tapi tidak perlu membangun bangunan khusus untuk generator ini.

Penyambungan ke jaringan
Jika anda berniat menyambung generator anda ke jaringan listrik yang sudah ada dibangunan anda, maka harus ada switch untuk memilih sumber listrik. Jika generator tersambung pada jaringan yang dialiri listrik maka besar kemungkinan generator akan rusak. Anda tidak dapat mengklaim garansi jika generator rusak karena dialiri listrik dari jaringan.

Jika generator anda tersambung pada jaringan listrik kota disaat suplai listrik kota terputus, generator anda bisa kelebihan beban karena mensuplai ke jaringan kota. Jika pada saat jaringan listrik kota sedang diperbaiki dan generator anda terhubung dengan jaringan, tegangan listrik yang anda produksi bisa membahayakan pekerja yang memperbaiki jaringan listrik kota.

Pastikan selalu menggunakan sekring yang benar. Sekring adalah alat sederhana dan murah dan sudah terbukti sangat membantu mencegah kecelakaan fatal.

Wednesday, December 28, 2011

Irregular and Regular Polygon Area by Matrix

The attached Excel document calculates the area of ​​irregular polygon and regular polygon with matrix formula.

This formula is quite popular as in the mathworld  and wikipedia page.

But this formula is rather difficult to understand, and somewhat difficult to review the result of calculation. Calculate the area of ​​a polygon with rectangles formula that is easier to understand and checked,  can be read in the following article. Both articles use the Excel document, and use the same formula to calculate the perimeter or circumference of the polygon.

let you to decide which formula is suitable for your condition.

Instructions in order to get accurate results and easy to check:
Maximum 19 polygon vertices that can be counted, can be added by copy-paste-insert row in the Excel sheet.

Input only in yellow cells, no empty line in the middle. At least there should be one vertex touches the x axis, and one vertex touches the y axis. The first vertex is the point closest to 0 (0,0). Register vertices in column x and y sequentially in clockwise order.

Calculation for land lot area and perimeter with GPS coordinates, click here.

Luas Poligon Tak Beraturan dan Beraturan dengan Matrix

Dokumen Excel terlampir dapat menghitung luas poligon tak beraturan dan beraturan dengan rumus matrix. 

Rumus ini cukup populer sebagaimana di halaman mathworld dan wikipedia.

Tapi rumus ini agak sulit dimengerti, dan agak sulit diperiksa hasil perhitungannya. Menghitung luas poligon dengan rumus segiempat yang lebih mudah dimengerti dan dicheck dapat dilihat di artikel berikut. Kedua artikel menggunakan dokumen Excel, dan memakai rumus yang sama untuk menghitung keliling poligon.

Saya persilahkan anda untuk memilih rumus mana yang cocok untuk kondisi anda.

Untuk menghitung luas tanah dengan koordinat GPS, klik disini.

Petunjuk agar mendapat hasil akurat dan mudah dicheck kebenarannya:

Maximum titik sudut poligon yang dapat dihitung mencapai 19 buah, dapat ditambah dengan copy-insert-paste pada baris di lembar Excel.

Input hanya pada sel berwarna kuning, jangan ada baris yang terlompat. Setidaknya harus ada satu simpul atau sudut yang menyentuh sumbu x, dan satu sudut yang menyentuh sumbu y. Titik sudut pertama adalah titik yang terdekat dengan 0 (0,0). Daftarkan titik-titik sudut pada kolom x dan kolom y berurutan sesuai arah jarum jam.  

Bus Udara Transportasi Masa Depan saran solusi transportasi Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Tanggerang, yang cepat, bebas macet dan banjir. Helikopter Mil Mi 26 daya angkut 90 penumpang membuat ongkos ticketnya jadi terjangkau. Estimasi Rp 200.000 Bogor-Jakarta, Rp 100.000 Depok-Jakarta.

Monday, December 26, 2011

Irregular and Regular Polygon Perimeter by Excel

Polygons that are discussed here can be regular polygon, such as: triangles, rectangles, hexagons, etc., as well as irregular polygons. This calculation can be used to measure the length of the fence of a land lot. Circumference or perimeter of a polygon is the sum of all sides. This article is related to article about the calculation of polygon area.

The figure below shows a caculation of area and perimeter for an irregular polygon shape with 19 vertices. Polygon form like this can be a piece of land lot.

As shown below, it is a polygon with a, b, c, d sides. The formula used is:

Perimeter = a + b + c + d
Where the length of each side = ((x1-x2)2 + (y1-y2)2) (1 / 2)

Draw polygon which is being measured on to cartesian coordinates, then marked each vertex with the coordinate system (x, y). Make sure the value of x and y ​​are always positive, because negative value ​​can be confusing.

Units of measurement can be anything, eg: cm, meters, miles, inches, feet, mile, etc..

To measure perimeter of a ​​land lot, firts create a drawing or map of land lot to be measured. Can use a simple yet accurate method as described on the article 'Drawing Simple Scale Map by Triangle Method'. Find the coordinates (x, y) for each vertex of land lot.

Open the attached Excel document, enter the coordinates x in the column x, and enter coordinates y in column y. Look at the chart on the right, the chart must form a desired polygon, ensure no broken line in the polygon. Chart size can be adjusted for a better fit.

Input only in the yellow cells, always start input from the top, no empty line in the middle. Should be at least one vertex touches the x axis, and one vertex touches the y axis. The first vertex is the one closest to 0 (0,0). Register vertices in sequence with clockwise direction. The first vertex must also be registered as the last vertex, so that the polygon is closed, and the circumference becomes complete.

Calculation for land lot area and perimeter by GPS coordinates, click here.

Are you looking for a high quality laptop or notebook? Various laptop brands like Apple Macbook, Samsung Chromebook, Dell Inspiron, ASUS Vivobook, Lenovo IdeaPad, HP Pavilion and much more, can be checked in "Best Seller Laptops".

Keliling Poligon Tak Beraturan dan Beraturan dengan Excel

Poligon yang dibahas disini bisa berupa poligon beraturan, seperti: segitiga, segiempat, segienam, dll, maupun poligon tak beraturan. Perhitungan ini dapat digunakan untuk mengukur panjang pagar dari suatu bidang tanah atau lahan. Keliling atau perimeter dari suatu poligon adalah jumlah semua sisi-sisinya. Artikel ini merupakan lanjutan artikel tentang perhitungan luas poligon.

Gambar di bawah tampak perhitungan luas dan keliling untuk suatu bentuk poligon tak beraturan dengan 19 buah titik sudut. Bentuk seperti ini dapat berupa bentuk sebidang tanah.

Sebagaimana gambar di bawah, ada suatu poligon bersisi a,b,c,d. Rumus yang digunakan adalah:

Keliling = a + b + c + d
Dimana panjang setiap sisi adalah = ( (x1-x2)2 + (y1-y2)2 )(1/2)

Poligon yang hendak diukur digambar pada suatu koordinat kartesius, lalu ditandai setiap titik sudutnya dengan sistem koordinat (x,y). Pastikan nilai x dan nilai y selalu positif, karena nilai negatif dapat membingungkan.

Satuan yang gunakan bisa apa saja, misal: cm, meter, km, inchi, feet, mile, dll.

Untuk mengukur keliling tanah, petakan dulu tanah yang akan diukur. Bisa menggunakan cara sederhana namun cukup akurat sebagaimana artikel ‘Menggambar Peta Berskala dengan Metoda Segitiga’. Tentukan koordinat (x,y) untuk tiap sudut bidang tanah.

Buka dokumen Excel terlampir, masukkan koordinat x pada kolom x, dan masukkan koordinat y pada kolom y. Lihat pada grafik di sebelah kanan, grafik harus membentuk poligon yang diinginkan, jangan ada garis yang terputus pada poligon tersebut. Ukuran grafik dapat diatur agar didapat gambaran poligon yang lebih sesuai.

Input hanya pada sel berwarna kuning, selalu input mulai dari atas, jangan ada baris yang terlompat. Setidaknya harus ada satu simpul atau sudut yang menyentuh sumbu x, dan satu sudut yang menyentuh sumbu y. Titik sudut pertama adalah titik yang terdekat dengan 0 (0,0). Daftarkan titik-titik sudut pada kolom x dan kolom y sesuai arah jarum jam. Titik sudut pertama harus didaftarkan juga sebagai titik sudut terakhir, agar poligon menjadi tertutup, dan keliling jadi komplit.

Untuk menghitung keliling tanah dengan koordinat GPS, klik disini.

Anda sedang mencari laptop atau notebook yang berkualitas tinggi? Lihat berbagai merk laptop seperti Apple Macbook, Samsung Chromebook, Dell Inspiron, ASUS Vivobook, Lenovo IdeaPad, HP Pavilion dan lain-lain yang lulus uji standar Amerika, dapat dilihat di "Laptop Paling Laku di Amerika".

Sunday, December 25, 2011

Europe rose although Fitch lowered France’s credit outlook

U.S. stocks rose, Dow Index rise 6.2 percent yearly rally, as expansion in U.S. industrial purchases and stronger new-home sales offset weaker-than-forecast consumer spending. Jakarta stocks rose to  2.5% yearly rally, followed by South Africa.

Europe stocks also rose although Fitch Ratings on Dec. 19 lowered France’s credit outlook and put the grades of nations including Spain and Italy on review for a downgrade, citing Europe’s failure to find a “comprehensive solution” to the debt crisis. European stocks rose this week as reports showing a decline in U.S. jobless claims and increases in consumer confidence and durable-goods orders spurred optimism that the world’s biggest economy is strengthening.

Average for G-20 members growth is -13%, better than last week -15%. It’s only less than one week to finish 2011. Hope Santa will give a better optimism.

Last day of Dec 2010
Fri Dec 23, 11
 European Union
 United States
CAC 40
 United Kingdom
FTSE 100
FTSE Italia All-Share
S&P/TSX Composite
BSE 30
 South Korea
Seoul Composite
Istanbul SE National 100
 Saudi Arabia
Tadawul All Share
 South Africa
JSE All Share
Sorted by GDP biggest
Average percentage